Mengurus Visa Schengen Di Kedutaan Ceko
**Assalamu'alaikum :)**
Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang proses pengurusan visa Schengen di Kedutaan Ceko dengan surat undangan dari suami saya, yang lebih dulu terbang ke Ceko. Sebelumnya, saya menikah dengan Warga Negara Ceko pada Mei 2017 di Indonesia. Bagi yang ingin tahu persyaratan menikah dengan WNA Ceko di Indonesia, bisa cek di postingan sebelumnya. :)
Langsung saja ke intinya biar nggak lama-lama 😜
**Dokumen yang saya siapkan waktu itu:**
1. Formulir permohonan visa Schengen yang diisi dengan huruf kapital.
2. Kartu keluarga asli beserta kopiannya.
3. Satu pas foto dengan kualitas baik, diambil paling lambat 6 bulan terakhir dengan background putih, ukuran sesuai standar visa EU.
4. Bukti booking tiket pesawat. Waktu itu saya beli one-way ticket, tapi saya juga buat dummy ticket di Thai Airways untuk keperluan visa di kedutaan.
5. Paspor yang berlaku paling sedikit 90 hari setelah validitas visa yang diminta, dengan minimal 2 halaman kosong untuk stiker visa.
6. Asuransi perjalanan asli beserta fotokopinya yang mencakup seluruh masa tinggal di Schengen, dengan pertanggungan minimal EUR 30.000 (termasuk perawatan medis darurat dan repatriasi). Saya menggunakan asuransi dari suami yang sudah tersedia di Ceko.
7. Surat undangan (Invitation Letter) dari suami yang dikeluarkan oleh Kepolisian Ceko. Surat ini sudah mencakup bukti keuangan suami dan akomodasi kami di Ceko. Untuk membuat surat undangan ini, suami harus menunjukkan bukti keuangan dari bank serta surat dari pemilik apartemen sebagai bukti tempat tinggal.
8. Fotokopi halaman depan paspor saya.
9. Fotokopi visa Schengen sebelumnya (saya skip karena belum pernah apply visa Schengen sebelumnya).
10. Tidak dikenakan biaya karena ini kali pertama saya mengajukan visa Schengen dan suami saya WNA EU. Namun, jika membayar, biayanya sekitar Rp1.100.000,-.
**Proses Pembuatan Visa Schengen:**
Pendaftaran untuk visa Schengen di Kedutaan Ceko Jakarta bisa dilakukan melalui layanan telepon setiap hari Rabu dan Jumat antara pukul 09.00-11.00 di nomor +62 21 239 6112-3 ext. 18. Pengajuan visa dilakukan pada hari Selasa dan Kamis antara jam 09.00-12.00, melayani maksimal 17 pemohon per hari.
Saat sudah mendapatkan jadwal, datanglah lebih awal untuk menghindari antrean. Ada satpam yang memegang daftar urutan masuk, dan jika kebetulan sedang hujan, kita diperbolehkan menunggu di teras depan kedutaan. Jangan lupa bawa dokumen lengkap dan uang, tas dan handphone harus ditinggal di luar.
Kita akan dilayani oleh staf kedutaan bernama Mr. Frederick, seorang warga Indonesia yang akan memeriksa kelengkapan dokumen. Jika ada yang kurang jelas, beliau akan membantu. Setelah itu, kita akan diarahkan ke ruangan sebelah untuk fingerprint dan tanda tangan, dipandu oleh petugas kedutaan yang ramah.
Prosesnya cepat, hanya butuh waktu sekitar satu minggu selama dokumen lengkap. Visa harus diambil sendiri, atau bisa dikuasakan untuk pengambilan.
Mudah dan cepat, kan? Semoga informasi ini bermanfaat!
Saya mengurus visa ini pada tahun 2018. Nantikan postingan selanjutnya tentang **Invitation Letter** dan **Dummy Ticket** yaa. See you!

Comments
Post a Comment